ESPEN Malnutrition Awareness Week 2023

The ESPEN Malnutrition Awareness Week (MAW) is an annual international campaign dedicated to raising global awareness about disease-related malnutrition (DRM), and its profound impact on patient’s wellbeing and public health.

From 6-10th of November, we unite communities worldwide to raise awareness about DRM, educate healthcare professionals from all disciplines ensuring early detection, intervention, and comprehensive care for individuals affected by DRM, monitor quality of nutritional care in healthcare institutions, and advocate for transformative action against this global health challenge.

Explore the activities and webinars organized by ESPEN for this year and find out how to take part to the MAW in your institution or country.

📆 Save the dates 📆

From 6 – 10 November, you’re invited to a whole host of fantastic activities and to mark nutritionDay. Explore ways you can get involved as we unite to raise global awareness of the impact malnutrition to:

✅ Ensure early detection, intervention, and comprehensive care for individuals affected by disease-related malnutrition

✅ Monitor quality of nutritional care in healthcare institutions

✅ Advocate for transformative action against this global health challenge

More Information:

https://www.espen.org/education/malnutrition-awareness-week

Info Webinar dan Talkshow : KADER POSYANDU PEDULI WASTING

Mempertimbangkan pentingnya peran kader dalam bidang kesehatan dan gizi, termasuk pencegahan, penemuan dini, rujukan dan tata laksana wasting, maka, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerja sama dengan UNICEF Indonesia, mendukung Kementerian Kesehatan akan menyelenggarakan webinar dengan judul “Kader Posyandu Peduli Wasting”

Hari, tanggal: Selasa, 24 Oktober 2023

Pukul: 10.00 – 11.30 WIB

Narasumber Webinar

  1. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI
  2. UNICEF

Talkshow: Tim Narasumber Provinsi NTB (Dinas Kesehatan Kab. Lombok Utara, Perwakilan Kader dari Kabupaten Lombok Utara)

Link pendaftaran: https://bit.ly/IMAMwebinar2

Narahubung:

Mashita Inayah (082136462532)

Informasi selengkapnya

Kerangka Acuan Kegiatan Kaleidoskop Kegiatan 2022

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

Kaleidoskop Kegiatan 2022

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan

Universitas Gadjah Mada

Selasa, 27 Desember 2022

Icon-pengantar LATAR BELAKANG

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM telah memasuki tahun ke-24 dan telah menjadi salah satu organisasi riset dan konsultasi yang terdepan di sektor kesehatan. Sebagai organisasi pembelajar, PKMK perlu terus terbuka terhadap kesempatan-kesempatan untuk melakukan evaluasi dan refleksi serta belajar dari pengalaman untuk menata langkah ke depan. Kegiatan pertemuan kaleidoskop merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh PKMK sebagai sarana untuk berhenti sejenak dan melakukan refleksi dan evaluasi.

Kementerian Kesehatan telah mencanangkan transformasi sistem kesehatan yang merupakan langkah berani dan strategis untuk menata ulang penguatan-penguatan berbagai pilar sistem kesehatan secara komprehensif dan terpadu.  Upaya ini tentu perlu didukung penuh oleh segenap stakeholder sektor kesehatan, termasuk pusat-pusat kajian. PKMK sebagai salah satu mitra akademis Kementerian Kesehatan memiliki peran penting untuk mendukung transformasi sistem kesehatan ini dengan kegiatan-kegiatan penelitian, pendampingan dan kerjasama yang dilakukannya. Oleh karena itu, kegiatan Kaleidoskop merupakan sarana yang tepat untuk juga menilik bagaimana kegiatan-kegiatan di masing-masing divisi di PKMK telah sejalan dengan upaya transformasi sistem kesehatan.

Di sisi lain, banyaknya kegiatan yang telah dilakukan serta bertambahnya usia PKMK semestinya mendorong PKMK untuk terus berinovasi dan berkembang. Khususnya mengingat ekosistem sektor kesehatan juga sangat dinamis. Upaya transformasi kesehatan di Kementerian Kesehatan, diikuti dengan perubahan arah dan tatanan kesehatan global sebagai respon terhadap pandemi COVID-19 dan situasi normal baru pasca COVID-19, mengartikan bahwa PKMK juga harus terus beradaptasi dan bahkan mengantisipasi perubahan.  Oleh karena itu, PKMK juga perlu mendapatkan masukan dan arahan dari para penasehat dan anggota Board yang dapat memperluas wawasan dan mempertajam visi ke depan.

Icon-tujuan TUJUAN

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Menjadi kesempatan refleksi PKMK atas pencapaian dan tantangannya pada 2022
  2. Merencanakan bersama arah kegiatan dan pengembangan PKMK untuk mencapai target-target kinerja dan tujuan bersama pada 2023 serta mendapatkan arahan dari para anggota

Icon-Metode FORMAT KEGIATAN

Pertemuan setengah hari akan berlangsung dalam bentuk pertemuan offline. Masing-masing divisi akan menyampaikan rangkaian kegiatan yang telah dilangsungkan sepanjang tahun 2022 ini yang mendukung transformasi sistem kesehatan.

icon-timer WAKTU DAN TEMPAT

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal             : Selasa, 27 Desember 2022

Waktu                         : 09.00-12.00 WIB

Tempat                       : Auditorium Gedung Tahir Lantai 1 (sayap utara)

Icon-agenda AGENDA

Pukul Acara  
09.00-09.30 WIB Registrasi dan Break Pagi Panitia
09.30-09.40 WIB

Pembukaan:

  • Menyanyikan lagu Indonesia Raya & Hymne Gadjah Mada
  • Sambutan
MC Dr. dr. Andreasta Meliala, M.Kes. MAS (Direktur PKMK)
09.40-09.50 WIB Pengantar Dekan FK-KMK UGM
09.50-10.00 WIB Kaleidoskop Divisi Manajemen Mutu Kepala Divisi
10.00-10.10 WIB Kaleidoskop Divisi Manajemen RS Kepala Divisi
10.10-10.20 WIB Kaleidoskop Divisi PH Kepala Divisi
10.20-10.30 WIB Kaleidoskop Divisi Manajemen Bencana Kesehatan Kepala Divisi
10.30-10.40 WIB Kaleidoskop Divisi e-Kesehatan Kepala Divisi
10.40-11.15 WIB Tanggapan dan arahan kegiatan 2023 yang mendukung transformasi dan memiliki daya ungkit untuk PKMK, FKKMK, UGM, dan sistem kesehatan Board PKMK
11.15-11.50 WIB Diskusi
11.50-12.00 WIB Penutup Direktur PKMK
 

OUTPUT KEGIATAN

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan refleksi hasil-hasil kinerja PKMK untuk mencapai target kinerja 2023.

Icon-narasumber PESERTA

  1. Dekanat FK-KMK UGM
  2. Direktur PKMK
  3. Ketua Pusat Kajian di lingkungan FK-KMK
  4. Peneliti internal PKMK

Semarak Hari Gizi Nasional 2022

Januari merupakan bulan yang spesial di bidang gizi di Indonesia. Hal ini dikarenakan setiap tanggal 25 Januari diperingati sebagai hari gizi nasional. Tahun ini merupakan hari gizi nasional yang ke-62. Slogan yang digunakan adalah ‘Gizi Seimbang, Keluarga Sehat, Negara Kuat’. Tema yang diambil pada hari gizi nasional tahun ini adalah ‘Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas’. Stunting dan obesitas merupakan permasalahan gizi yang masih menjadi PR besar bagi Indonesia. Indonesia menanggung beban gizi ganda. Stunting menjadi isu yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kesehatannya hingga dewasa. Komponen penting dalam penanggulangan stunting adalah kampanye 1000 hari pertama kehidupan. Di sisi lain, obesitas juga memberikan resiko jangka panjang. Komponen penting dalam penanggulangan obesitas adalah dengan menjalankan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).

Pelatihan Manajemen Gizi Bencana: Pengenalan dan Aplikasi

Indonesia merupakan negara rawan bencana. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 1441 bencana terjadi di Indonesia pada rentang 1 Januari sd. 18 Juni 2021. Bencana yang terjadi sangat bervariasi mulai dari banjir, angin puting beliung, tanah longsor, gempa, dan erupsi gunung api. Lebih dari itu, COVID-19 juga dinyatakan sebagai bencana nasional yang telah menelan korban lebih dari 60,000 jiwa sejak Maret 2020 hingga saat ini. Menghadapi ancaman bencana yang sangat besar dan dapat terjadi kapanpun, kesiapan masyarakat menjadi sangat penting.

Kesiapan masyarakat perlu dibangun sejak dini. Hal tersebut perlu dimulai saat tidak ada bencana yang terjadi, saat terjadi bencana, dan setelah terjadi bencana. Dengan melatih kesiapsiagaan masyarakat, kita dapat meminimalisir terjadinya korban khususnya adalah korban jiwa. Salah satu aspek yang penting dalam proses kesiapan ini adalah manajemen gizi bencana.

Menjaga status gizi tetap normal sangat penting untuk menjaga kesehatan baik sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Orang dengan status gizi yang buruk, lebih rentan terkena penyakit ketika terjadi bencana. Sebaliknya, situasi bencana juga dapat memperburuk status gizi seseorang karena terjadinya kelangkaan pangan, akses air bersih, dan berbagai situasi lain. Kelompok dengan risiko yang lebih tinggi untuk mengalami perburukan status gizi adalah ibu hamil dan menyusui, bayi, balita, anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit penyerta.

Untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya manajemen gizi bencana, serta untuk melakukan update ilmu bagi para penggiat gizi dan kesehatan masyarakat, Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM mengadakan pelatihan Manajemen Gizi Bencana.

Pelatihan ini akan dilaksanakan dalam 10 kali pertemuan sejak 16 Juli hingga 14 Agustus 2021 setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 09.00-11.00 WIB. Pelatihan terbuka untuk umum dan menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten dalam bidang Manajemen Gizi Bencana di Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan klik bit.ly/infoMGB

Annual Scientific Meeting 2021

[COMING SOON] Annual Scientific Meeting 2021: Koordinasi dan Inovasi Program Gizi

Pra-Konsepsi dalam Penanganan Stunting untuk Indonesia Maju

Asupan gizi bagi ibu pada masa pra-konsepsi merupakan faktor yang esensial karena mempengaruhi kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga setelah lahir dan juga kesehatan ibu. Beberapa permasalahan kesehatan yang dapat dicegah melalui perbaikan asupan gizi pra-konsepsi antara lain kematian ibu saat melahirkan karena komplikasi kehamilan dan status gizi yang buruk, bayi dengan berat badan lahir rendah, serta stunting pada anak. 

Pencegahan stunting melalui intervensi gizi pra-konsepsi menjadi salah satu fokus utama program gizi untuk mencapai target penurunan stunting di Indonesia. Terkait program penurunan stunting ini, Departemen Biostatistik, Epidemiologi dan Kesehatan Populasi FKKMK UGM menyelenggarakan Seminar dan Talkshow  Koordinasi dan Inovasi Program Gizi Pra-Konsepsi Dalam Pencegahan Stunting untuk Indonesia Maju. Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Mei 2021, pukul 09.00-15.00 WIB. Karena masih dalam situasi pandemi, kegiatan akan dilakukan secara daring melalui Zoom. Beberapa narasumber yang diundang antara lain:

  1. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) (Kepala BKKBN)
  2. Detty Siti Nurdiati, Sp.OG (K), Ph.D (FKKMK UGM)
  3. RR Dhian Proboyekti Dipo, SKM, MA (Direktur Gizi Masyarakat)
  4. dr. Lucy Widasari, Msi (TP2AK Setwapres)
  5. Dr Lucia Sri Rejeki, MPH (Layanan Primer)
  6. GKR Hayu (Tokoh Masyarakat)

Agar dapat mengikuti kegiatan ini, peserta dapat mendaftarkan diri melalui link : http://ugm.id/ASMGK2021.

Dukung Menyusui untuk Sehatkan Bumi

AHS UGM Webinar

Yth. Bapak/Ibu

Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia 2020, AHS UGM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DIY menyelenggarakan Webinar dengan topik:

“Dukung Menyusui untuk Sehatkan Bumi”

Minggu, 9 Agustus 2020 13.00 – 15.30 WIB

Narasumber:

  1. dr. Setya Wandita, M.Kes., Sp.A(K) : Dampak menyusui terhadap lingkungan
  2. dr. Elysa Nur Safrida, M.Sc, Sp.A: Dukungan ASI di rawat gabung
  3. dr. Alifah Anggraini, M.Sc, Sp.A(K): ASI pada BBLR atau bayi sakit yg dirawat
  4. dr. Tunjung Wibowo, MPH, M.Kes, Sp.A(K): ASI perah dan penyimpanannya
  5. Dr. dr.Ekawaty Lutfia Haksari, MPH., Sp.A(K): Dukungan ASI pada ibu bekerja
Moderator: Dinas Kesehatan Provinsi DIY

Melalui platform Zoom: https://bit.ly/AHS_ASI

Live streaming: Youtube dan Instagram: Inahealth

Terima kasih

Peranan Teknologi dalam Penguatan Sistem Kesehatan untuk Pelayanan Gizi Masyarakat

Kerangka Acuan Kegiatan

Departemen Biostatistik, Epidemiologi dan Kesehatan Populasi menyelenggarakan 

Webinar

Peranan Teknologi dalam Penguatan Sistem Kesehatan

untuk Pelayanan Gizi Masyarakat

Jum’at, 6 Maret 2020

 

 

LATAR BELAKANG

Dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 yaitu percepatan teknologi dalam segala aspek kehidupan, perguruan tinggi diharapkan menjadi penggerakyang tercermin dalam Tridharma perguruan tinggi yaitu pengajaran (pendidikan), penelitian dan pengabdian. Akademisi, baik dosen maupun mahasiswa, khususnya program pascasarjana dengan peminatan utama Gizi Kesehatan diharapkan mampu melaksanakan Tridharma perguruan tinggi dengan menerapkan unsur teknologi di bidang kerjanya masing – masing, terutama bidang gizi kesehatan masyarakat. Di era pembangunan yang mengedepankan prinsip efisiensi, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengoptimalkan pengetahuan, keterampilan dan teknologi di dunia profesional. Mahasiswa S2 Minat Gizi Kesehatan sebagai calon SDM terampil yang cakap teknologi memerlukan bekal yang terintegrasi dari segi akademis dan praktis sehingga mampu menjadi lulusan yang unggul.  

Mahasiswa perlu dibekali dengan kegiatan ilmiah yang memungkinkan mereka dapat melihat dunia kerja melalui profil ataupun orang yang berkecimpung dalam pemanfaatan teknologi khususnya di bidang gizi masyarakat. Kegiatan yang dirancang merupakan aktivitas di luar perkuliahan klasikal, yaitu pertemuan ilmiah yang menjadi rangkaian dalam kegiatan Dies Natalis FK – KMK UGM dengan tema “Peranan Teknologi dalam Penguatan Sistem Kesehatan untuk Pelayanan Gizi Masyarakat”. Kegiatan ini merupakan bagian dari topik besar rangkaian dies natalis ke – 74 FK – KMK UGM yaitu : Penerapan Teknologi Kesehatan Tepat Guna di Era Industrialisasi 4.0 untuk SDM Unggul. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa pascasarjana, melainkan juga turut mengundang para alumni Minat S2 Gizi Kesehatan dan juga praktisi gizi masyarakat yang saat ini bekerja di dalam sistem kesehatan.

TUJUAN KEGIATAN

  1. Memfasilitasi proses pembelajaran terkait pemanfaatan teknologi terkini dalam pelayanan gizi masyarakat yang diselenggarakan oleh sistem kesehatan.
  2. Merefleksikan bagaimana teknologi tepat guna dapat dimanfaatkan untuk menguatkan sistem kesehatan.
  3. Membuat pemetaan terkait kerjasama penelitian dan pengembangan kolaborasi penguatan sistem kesehatan di bidang gizi kesehatan masyarakat.
  4. Praktisi gizi masyarakat mampu mengembangkan gagasan lebih lanjut tentang pemanfaatan teknologi tepat guna dalam praktik sehari – hari.

WAKTU PELAKSANAAN

Seminar diselenggarakan pada:

Hari, tanggal   :      Jum’at, 6 Maret 2020

Waktu              :     08.00 – 15.00 Wib

Tempat            : Auditorium Lt.1 Gedung Pascasarjana Tahir Foundation Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK – KMK) UGM.

Peserta dari luar kota Yogyakarta dapat mengikuti seminar secara online melalui link berikut:

https://attendee.gotowebinar.com/register/5795793376505302275

Webinar ID: 562-345-091

SASARAN PESERTA

  1. Praktisi Gizi Kesehatan
  2. Mahasiswa dan Dosen bidang Pangan dan Gizi Kesehatan
  3. Kementerian Kesehatan
  4. Staf Dinas Kesehatan
  5. Peneliti dan Konsultan bidang pangan dan gizi
  6. Alumni Prodi S2 IKM FK – KMK UGM
  7. Masyarakat umum yang berminat 

 

Susunan Acara

Jumat, 6 Maret 2020 Handout Seminar ASM Gizi Masyarakat 2020

Waktu Sesi Pembicara
07.30-08.00 Registrasi
08.00-08.15

Sambutan dan pembukaan oleh Dekan FK-KMK UGM

Video

Dekan FK-KMK UGM
08.15-08.30

Pengantar: “Pemanfaatan Teknologi dalam Penguatan Sistem Kesehatan di Daerah”

Video

Dr.dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
Sesi I  
08.30-09.00

Penerapan Teknologi dalam Penelitian Gizi Masyarakat

Materi Video

Ahli dan praktisi di bidang penelitian gizi masyarakat yang menerapkan teknologi (Puslitbangkes)

Ir. Doddy Izwardy, MA

09.00-09.30

Penerapan Teknologi dalam Memperkuat Sistem Kesehatan: Teori dan Aplikasi

Materi Video

Ahli dan akademisi di bidang pendidikan dan pengajaran yang menerapkan teknologi.

Anis Fuad, S.Ked., DEA

09.30-09.45

Pengenalan Dashboard Sistem Kesehatan (DaSK)

Materi Video

Peneliti dan praktisi dalam pengembangan DaSK

Insan Rekso Adiwibowo, S.Psi, M.Sc

09.45-10.00 Diskusi Moderator:

Digna N. Purwaningrum, PhD

10.00-10.15 Coffee break
Sesi II
10.15-10.45

Penerapan Aplikasi e-PPGBM dalam Program Gizi Masyarakat

Materi Video

Praktisi di bidang penerapan teknologi  (e-PPGBM) di Kabupaten Sleman

Vista Ari Rahmawati, STr, Gz

10.45-11.15

Simulasi Penggunaan Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Sleman

Video

Vista Ari Rahmawati, STr, Gz
11.15-11.30 Diskusi Moderator:

Lastdes C. Friday, MPH

11.30-13.30 Istirahat, sholat dan makan siang
13.30-14.00

Penerapan Teknologi dalam Layanan Gizi Masyarakat di Puskesmas: Contoh dari Kulonprogo

Materi Video

Ahli dan praktisi di bidang penelitian gizi masyarakat yang menerapkan teknologi  di Kabupaten Kulonprogo

drg. Hunik Rimawati, M.Kes

14.00-14.30 Simulasi Penggunaan Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Sleman dan Kulonprogo drg. Hunik Rimawati, M.Kes
14.30-14.45 Diskusi Moderator:

Lastdes C. Friday, MPH

14.45-15.00

Penutup dan take home message kegiatan temu ilmiah oleh ketua minat gizi prodi S2 IKM

Video

Dr.rer.nat. dr. BJ Istiti Kandarina

KONTRIBUSI KEPESERTAAN

Kontribusi kepesertaan acara ini sebesar Rp 100.000,- dan dapat ditransfer ke:

Bank                            : BNI 46 Cabang UGM

Nama                         : UGM FKU S2 IKM

Nomor Rekening         : 9888807104110003

Swift Code                   : BNINIDJA

(mohon menuliskan nama pada bukti transfer) 

 

NARAHUBUNG

Siti Rohana

0811 254 5352

Minat Gizi Kesehatan, Lt.1 Gedung IKM FK – KMK UGM

Peningkatan Prestasi Atlit melalui Dukungan Asuhan Gizi di Indonesia

Webinar

Peningkatan Prestasi Atlit melalui Dukungan Asuhan Gizi di Indonesia

Kamis, 12 Maret 2020

Pengantar

Pembinaan atlet muda Indonesia sejak dini mulai dari pemantauan status gizi, komposisi tubuh, hingga penanaman pola diet seimbang sesuai kebutuhan adalah investasi jangka panjang untuk menunjang prestasi atlet. Namun kenyataannya terdapat beberapa permasalahan seputar gizi yang dihadapi atlet. Prevalensi stunting pada atlet gimnastik di SKO Jakarta sebesar 31% sedangkan 8% lainnya masuk dalam kategori sangat pendek. Permasalahan lainnya yaitu 90% atlet basket di SKO Jakarta mengalami pemenuhan kebutuhan energi, protein, dan karbohidrat yang kurang. Kondisi-kondisi tersebut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi atlet.

Di Indonesia, terdapat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 Pasal 63 yang telah mengatur tentang peran ahli gizi di bidang keolahragaan, yang menyebutan bahwa ahli gizi termasuk dalam salah satu profesi yang berperan dalam sistem keolahragaan nasional. Kajian implementasi dari Undang-undang ini akan menjadi fokus riset ini, karena menjadi suatu peraturan yang tertulis mengenai fungsi ahli gizi di bidang olahraga. Sementara itu, pada kenyataannya 32 PPLP dan 5 SKO di Indonesia belum memiliki ahli gizi sementara masalah-masalah atlet yang berkaitan dengan gizi semakin banyak ditemukan.

Komponen gizi yang komprehensif mempengaruhi performa atlet sebesar 69,8%. Ahli gizi olahraga memiliki peran yang penting dalam memaksimalkan performa atlet melalui status gizi yang optimal. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2013 menyebutkan bahwa seorang ahli gizi memiliki tugas konseling, edukasi gizi, pengkajian dan diagnosis gizi, intervensi gizi, serta penyelenggaraan makanan dalam jumlah besar. Dalam penerapannya, tugas seorang ahli gizi olahraga juga mengacu pada peraturan tersebut. Sayangnya, saat ini belum ada standar baku yang mengatur mengenai asuhan gizi pada atlet serta masih sedikitnya ahli gizi yang mengambil peran dalam bidang ini.

Permasalahan yang berkaitan dengan minimnya peran ahli gizi di bidang keolahragaan di Indonesia dilatarbelakangi beberapa faktor, di antaranya pemahaman yang masih sempit mengenai peran ahli gizi, yang menganggap tugas ahli gizi terbatas di bidang penyajian makanan, serta tantangan dari segi finansial untuk memenuhi penyelenggaraan makanan yang ideal sesuai kaedah ilmu gizi dan untuk menambahkan tenaga ahli gizi ke dalam sebuah tim olahraga. Berdasarkan uraian tersebut diperlukan studi tentang implementasi penempatan ahli gizi di setiap PPLP dan SKO di Indonesia.

Melalui pendanaan RISPRO LPDP tahun 2019 Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., RD, MPH (Departemen Gizi Kesehatan, FK-KMK, UGM), Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc, PhD (Departemen kebijakan dan manajemen kesehatan, FK-KMK, UGM), Dr. dr. Zaenal Muttaqien Sofro, AIFM, Sports&Circ.Med (Departemen fisiologi, FK-KMK, UGM), dan Drs. Edi Nurinda Susila, M.Si (PPITKON KEMENPORA) akan melaksanakan riset dengan judul “Studi Implementasi Kebijakan Peran Ahli Gizi di Lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam Rangka Menunjang Prestasi Atlet Nasional”. Riset ini mengkaji secara kualitatif pengetahuan dan sikap pemangku kebijakan di kalangan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia tentang Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 Pasal 63 serta kajian efektivitas, adequacy, efectiveness peran ahli gizi dalam memberikan asuhan gizi atlet untuk mengoptimalkan komponen kebugaran yang berkaitan dengan kesehatan untuk menunjang karir atlit jangka panjang dan memaksimalkan performa. Diharapkan dengan adanya riset ini dapat mendukung langkah konkrit pemerintah untuk menerapkan kebijakan penempatan ahli gizi di PPLP dan SKO.

Tujuan

  1. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pentingnya peranan asuhan gizi yang tepat untuk mendukung performa atlit di Indonesia.
  2. Mempelajari tantangan dan kesempatan yang saat ini dijumpai dalam pelayanan gizi untuk atlit Indonesia.
  3. Mendiskusikan agenda pengembangan kebijakan untuk mendukung peningkatan performa atlit melalui layanan gizi.

Tempat dan Tanggal

Hari dan tanggal : Kamis, 12 Maret 2020

Waktu             : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat            : Ruang Common Room, Gedung Penelitian dan Pengembangan,  FK-KMK UGM

Phone              : 62 274 549425

Link Webinar  : https://attendee.gotowebinar.com/register/9166983987991081217

Webinar ID     : 662-782-427

  Target Peserta 

  1. Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten.
  2. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi dan Kabupaten
  3. Praktisi di bidang asuhan gizi untuk olahraga
  4. Dosen
  5. Mahasiswa
  6. Peneliti
  7. Media

 

Narasumber

  1. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, RD, MPH

    Departemen Gizi Kesehatan, FK-KMK UGM

  2. Edi Nurinda Susila, M.Si

    Kementerian Pemuda dan Olahraga, Republik Indonesia

  3. Perwakilan dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar DIY (dalam konfirmasi)
  4. Laksono Trisnantoro, PhD

    Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, FK-KMK UGM

Agenda 

Waktu Topik Narasumber
10.00 – 10.05 Pembukaan terkait agenda kebijakan Prof. Laksono Trisnantoro, PhD
10.05 – 10.30 Bagaimana asuhan gizi dapat mendukung prestasi atlit Indonesia?

Materi

Dr. Mirza Hapsari STP, RD, MPH
10.30 – 10.50 Pengelolaan program latihan di Provinsi DIY

Materi

Danang Agus Yuniarto, M. Or.
10.50 – 11.20 Diskusi Moderator: Digna Niken Purwaningrum, MPH, Ph. D
11.20 – 11.30 Penutup Moderator

Informasi

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)

Narahubung registrasi :

Maria Lelyana

Email: lelyana.pkmk@gmail.com

Mobile Phone/WA : +62 811 101 9077

Telp/Fax :+62274-549425 (hunting)

Webinar: Kolaborasi lintas sektor dalam penanganan masalah KIA dan gizi

Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI

Bekerja sama dengan

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan

FK-KMK UGM

menyelenggarakan 

Webinar: Kolaborasi lintas sektor dalam penanganan masalah KIA dan gizi

Jumat, 5 Juli 2019 pkl 09.00-11.00 Wib

Ruang Meeting (Common Room) Gedung Litbang FK-KMK UGM 

 

Pengantar

Permasalahan kesehatan ibu dan anak, serta gizi, merupakan permasalahan yang memerlukan penanganan lintas sektor. Sebagai contoh: upaya pencegahan gizi kurang pada balita memerlukan dukungan sektor pangan dan pertanian dalam bentuk penyediaan pangan yang bergizi tinggi serta dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Pemerintah melalui beberapa kementerian telah mengembangkan dan sedang mengimplementasikan kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah kesehatan di tingkat pusat. Di tingkat daerah, upaya kolaborasi lintas sektor juga telah diinisiasi dan dikembangkan lebih lanjut.

Dalam konteks desentralisasi kesehatan, program-program gizi dan KIA bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, akan tetapi juga pemerintah propinsi, kota, maupun kabupaten. Pengalaman pelaksanaan program gizi dan KIA (best practice), termasuk pengalaman kolaborasi, perlu dibagikan dan dipelajari bersama-sama. Terkait dengan konsep Knowledge Management, penyebaran informasi mengenai best practice dapat dilakukan secara jarak jauh dengan dukungan teknologi informasi terkini. Teknologi informasi memungkinkan berbagai kegiatan Knowledge Management dilakukan sehingga bisa memotong jarak, biaya dan waktu dengan kualitas output yang cukup baik.

Untuk mendukung proses knowledge management, Jaringan Pangan dan Gizi Indonesia mengembangkan konsep diseminasi ilmu pengetahuan dan diskusi bersama dengan berbasis pada teknologi informasi terkini, sehingga ilmu pengetahuan tetap dapat dimanfaatkan oleh orang yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak melalui tekhnologi webinar.

Tujuan 

  1. Mendiskusikan upaya kolaborasi lintas sektor yang selama ini sudah berjalan untuk menangani masalah KIA dan gizi
  2. Mendiskusikan tantangan dan kesempatan yang dimiliki oleh sektor kesehatan untuk mengembangkan kolaborasi dengan sektor lain.
  3. Mendiskusikan upaya akselerasi kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah KIA dan gizi

Sasaran Peserta

  1. Anggota jejaring pangan dan gizi
  2. Staf Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan
  3. Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan
  4. Kepala Seksi Bina Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan
  5. Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan
  6. Gubernus, Bupati/ Walikota, dan camat se-Indonesia
  7. Mahasiswa jurusan Ilmu Gizi/ Gizi Kesehatan se-Indonesia
  8. Dosen, peneliti, dan konsultan di bidang gizi masyarakat
  9. Pemerhati gizi di seluruh Indonesia

Hasil yang diharapkan

Peningkatan pengetahuan oleh semua peserta terkait upaya kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah KIA dan gizi.

Agenda

No Waktu Kegiatan Pembicara
1 09.00 – 09.10 Pengantar diskusi online Digna Purwaningrum, MPH, PhD (Cand)
2 09.10 – 09.40

Upaya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan masalah KIA dan gizi di Indonesia: tantangan dan kesempatan yang dimiliki

Materi Video

M. Faozi Kurniawan, SE, MPH, Akt. (Peneliti dan Konsultan di Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, FKKMK UGM)
3 09.40 – 10.10

Pengalaman mengembangkan kolaborasi lintas sektor bidang KIA

Materi Video

Dr. dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes (Peneliti dan Konsultan di Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, FKKMK UGM)
4 10.10 – 10.40 Diskusi
5 10.40 – 10.50 Kesimpulan Digna Purwaningrum, MPH, PhD (Cand)

 

Link Webinar

Link registrasi webinar: https://attendee.gotowebinar.com/register/3984011513809002241

Webinar ID: 493-134-099 

Narahubung 

Maria Lelyana

Telp     : 0274-549425

HP/WA : 08111019077

Email   : lelyana.pkmk@gmail.com

Dampak Covid